nama : FATIMAH
NIM : 1400029081
KEBIJAKAN PROGRAM
masalah gizi terhadap pekerja wanita pada bagian tekstil di PT x)
alasan saya suka dengan masalah gizi ini karena
1. gizi diindnesia sangat buruk dan jarang sekali anak2 didesa bisa dengan cepat untuk mendapatkan makanan yang layak seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan bahkan karbohidrat yang dikonsumsi oleh mereka sangat sangat sedikit bahkan protein yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan kebutuhan di tubuh mereka dan sekarang pemerintah mulai memperhatikan aspek kesehatan bagi anak( genersi bangsa) untuk indonesia sehat 2020
2.yang kedua saya lebih tertarik pada pekerja tekstil sesuai dengan judulnya masalah Gizi kerja adalah gizi yang diperlukan tenaga kerja untuk melakukan suatu pekerjaan sesuai dengan jenis, sehingga tercapai tingkat produktivitas dan efisiensi kerja yang setinggi-tingginya(Endang 2005). Bila tidak ada karbohidrat, asam amino, dan gliserol yang berasal dari lemak dapat diubah menjadi glukosa untuk keperluan energi otak dan sistem saraf pusat. Oleh sebab itu, tidak ada ketentuan tentang kebutuhan karbohidrat sehari untuk manusia. WHO (1990) menganjurkan agar 50-60% konsumsi energy total berasal dari karbohidrat kompleks dan paling banyak hanya 10% berasal dari gula sederhana (Sunita,2009). Penelitian yang dilakukan oleh Kantor Menteri Negara Urusan Peranan Wanita (1985) didapatkan 15% pekerja wanitakekurangan energi dan protein yang menyebabkan pekerja menjadi lambat berpikir, lambat bertindak dan cepat lelah .....ada gerakan pekerja perempuan sehat produktif atau dikenal dengan nama (GP2SP) upaya pemerintah masyarakat maupun pengusaha untuk menggalang kesadaran dan peran guna meningkatkan kepedulian untuk memperbaiki kesehatan pekerja perempuan sehingga dapat meningkatkan produktivitas..
``saya tertarik dengan kebijakan dari pemerintah untuk menyelamatkan pekerja wanita dari masalah kesehtan terutama status gizi kesehatan tetapi pengusaha kadang jarang sekali memperhatikan masalah gizi bagi pekerja tekstil padahal bagian pressing di tekstil itu sangat berat pekerjannya apalagi dalm pekerjan tersebut melibatkan wanita kita tahu bahwa wanita memiliki kemampuan dalam kerapian dan lebih detail setiap pekerjaan..tetapi setiap perusahaan lupa bahwa status gizi trsebut bisa mempengaruhi prestasi pekerja jika pekerja sakit2an maka dampaknya pertama bagi perusahaan untuk mencari lagi pekerja baru dan membutuhkan waktu yang lama bahkan akan mengeluarkan biaya yang tidak murah utk mengurus hal spt itu, kedua kerugian thd waktu karena jika pekerja itu tidak sehat maka target pencapaian perusahaan utk memenuhi penjualan pasar tidak tepat ada waktunya dan lebih banyak lagi kerugiaan lainnya...karena bagian tekstil ini mereka sering terkontak langsung dengan bahan kimia dan debu2 yang ada dikain tersebut akan merusak fungsi dan sistem pencernaan didalam tubuh pekerja maka dari itu diharapkan setiap perusahaan untuk menerapkan k3 kesehatan sebelum nyawa melayang dan kerugian akan datang😉😉😉😉thank you

