Tuesday, May 16, 2017

Program Jaminan Persalinan

JAMPERSAL
Actor:
Pemerintah Pusat
DPRD
Dinas kesehatan Daerah
LSM
BKKBN
Kader
Tokoh masyarakat: Kelurahan, kecamatan, RT, RW
Sasaran: ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir
Penyedia jasa: puskesmas, pustu, rumah sakit yang bekerja sama
Konteks:
1.       Situasional:
Kondisi geografis yang sulit menjangkau pelayan kesehatan
Tidak ada dana untuk melakukan pemeriksaan
2.       Budaya:
Orang tidak mampu dalam hal ekonomi akan memilih untuk melakukan persalinan di dukun beranak yang notabene jauh lebih murah
Proses:
Diadakannya kebijakan tersebut berlatar belakangkan masih tingginya angka kematian ibu dan anak saat proses persalinan baik saat hami atau setelah melahirkan. Pihak pemerintah dan para stakeholder berusaha untuk menekan angka kematia ibu dan anak melalui JAMPERSAL. Pemerintah memberikan sejumlah dana hanya untuk membantu proses persalinan. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pihak terkait seperti dari dinas kesehatan turun ke penyedia jasa. Dan dapat dirasakan oleh sasaran yaitu ibu hamil.
BKKBN dan LSM dapat memberikan pelatihan dan informasi kepada kader atau tokoh masyarakat tentang adanya JAMPERSAL. Diharapkan kader atau tokoh masyarakat tsb dapat menyebarkan informasi dengan mudah dan dapat diterima oleh warganya sebagai sasaran. Pihak penyedia jasa, dan stakeholder lain dapat turun langsung memberikan informasi kepada sasaran.
Setelah dilakukan penyusunan program terkait dana,dan telah dikomunikasikan maka program tsb dapat dijalankan terutama di puskesmas, pustu dan rumah sakit yang berkerja sama. Pelaksaan program tsb harus dalam pemantauan. Kemudian dapat dilakukan evaluastiterkait hasil akhir dan proses pelaksanaan. Apabila dirasa berhasil dapat menekan angka kematian ibu dan anak, maka program dapat diteruskan. Apabila tidak, maka diperlukan berbagai tindakan untuk mengatasinya. Mungkin terjadi kesalahan saat pelaksanaan atau metodenya.
Konten:
Meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin, nifas serta bayi baru lahir ke fasilitas pelayanan kesehatan yang kompeten
Menekan angka kematian ibu dan anak

Putty Chusnaini
1500029286/C