Friday, May 12, 2017

KEBIJAKAN DEPARTEMEN KESEHATAN TENTANG PENINGKATAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) PEKERJA WANITA

Program Peningkatan Pemberian ASI (PP-ASI) khususnya ASI eksklusif mempunyai dampak yang luas terhadap status gizi ibu dan bayi.

1.      Actor
·         Individu                      : wanita / ibu menyusui yang bekerja, bayi.
·         Grup                : keluarga wanita yang bekerja, masyarakat yang ada di dalam lingkungan kehidupan wanita / ibu yang bekerja.
·         Organisasi       : perusahaan yang menjadi tempat wanita / ibu bekerja.

2.      Content
·         Meningkatnya pemberian ASI merupakan dorongan untuk mengupayakan peningkatan kualitas hidup.
·         Meningkatnya pemberian ASI eksklusif melibatkan peran aktif masyarakat khususnya yang bekerja.
·         Pemberdayaan masyarakat
·         Pendidikan terpadu mengenai ASI eksklusif
·         Pelaksanaan yang berkesinambungan dalam perusahaan

3.      Context
·         Faktor sosial                : dukungan manajemen, pemberdayaan pekerja wanita, lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, lingkup keluarga.
·         Faktor internasional    : dukungan terhadap perilaku 10 langkah menuju keberhasilan menyusui.

4.      Process
·         Mengembangkan KIE
Meningkatkan penyuluhan atau sosialisasi dan promosi kepada sasaran melaui media yang tepat seperti pelatihan, seminar, media cetak, iklan layanan masyarakat, dll.
·         Menggerakkan pengusaha
Melakukan advokasi dan sosialisasi kepada dunia usia untuk memberikan dukungan kepada pekerja wanita agar memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
·         Meningkatkan keterpaduan, koordinasi dan integrasi
Melakukan kegiatan dalam tim
·         Mengembangkan dan membina Tempat Penitipan Anak (TPA)
·         Memantapkan Pemantauan dan Evaluasi
Dilakukan pencatatan dan pelaporan secara berkala mengenai keberhasilan dan dampak dari ASI eksklusif.

EKA SETYAWATI
KELAS A