Sunday, May 21, 2017

EVALUASI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DARI KEBIJAKAN PELAYANAN ANTENATAL YANG BERISIKO TERHADAP KEJADIAN BBLR

Nama : Yefa Shinta Lathifah
Mata Kuliah : AKK
Kelas : A

Pelayanan antenatal adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal yang mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik umum dan kebidanan, pemeriksaan laboratorium atas indikasi tertentu serta indikasi dasar dan khusus.24 Selain itu aspek yang lain yaitu penyuluhan, Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE), motivasi ibu hamil dan rujukan. The American College of Obstetricians and Gynecologists menggambarkan 4 fungsi pelayanan antenatal bagi ibu selama kehamilan yaitu penilaian resiko kehamilan, pengawasan yang dilakukan secara terus menerus, promosi kesehatan, dukungan psikososial kepada ibu hamil.
Kelebihan dari kebijakan pelayanan antenatal yaitu meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental dan sosial ibu dan bayi, mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin selama kehamilan sehingga dapat dengan segera dilakukan tindakan yang tepat untuk mengatasi dan merencanakan serta memperbaiki kehamilan tersebut, buku KIA menjadi sarana efektif untuk memberikan pengetahuan yang baik bagi ibu. Sedangkan kekurangannya yaitu bersifat retrospektif, menggunakan metode recall untuk memperoleh data mengenai pelayan antenatal yang dilakukan selama hamil pada ibu yang melahirkan di RSUD Banyumas, Ibu yang memiliki buku KIA lebih banyak melakukan layanan antenatal ke bidan / perawat dibandingkan yang tidak memiliki buku KIA.